Banner 468x 60

Rabu, 15 Oktober 2025

Domain, Hosting, dan SSL

Domain, Hosting, dan SSL


1. Domain

Apa itu Domain?

Domain adalah nama unik yang digunakan untuk mengidentifikasi sebuah website di internet. Tanpa domain, pengunjung harus mengetikkan alamat IP yang berupa angka panjang, misalnya 192.168.0.1, yang tentu tidak praktis.
Dengan domain, alamat website menjadi mudah diingat dan ramah pengguna, seperti:

  •  www.google.com
  • www.sekolahku.sch.id
  • www.tokoonlineku.id

Analogi

Domain = alamat rumah.
Ketika seseorang ingin berkunjung, ia cukup mengetikkan alamat, bukan koordinat GPS atau nomor rumit.

Jenis-Jenis Domain

  • TLD (Top Level Domain): .com, .net, .org

  • ccTLD (Country Code TLD): .id (Indonesia), .jp, .my

  • Domain pendidikan: .sch.id, .ac.id

  • Domain pemerintah: .go.id

Fungsi Domain

  • Memudahkan orang menemukan website

  • Membuat website terlihat profesional

  • Menjadi identitas resmi di internet

2. Hosting

Apa itu Hosting?

Hosting adalah layanan penyimpanan online tempat semua file website berada, seperti:

  • teks (HTML, CSS)

  • gambar

  • video

  • database

  • email website

Tanpa hosting, website tidak akan bisa diakses meskipun domainnya sudah ada.

Analogi

Hosting = rumah atau lahan tempat bangunan (website) berdiri. Semakin besar hosting, semakin besar dan kompleks bangunan yang bisa dibuat.

Jenis-Jenis Hosting

  1. Shared Hosting
    Banyak website berbagi satu server. Cocok untuk pemula.

  2. VPS (Virtual Private Server)
    Server virtual yang lebih kuat, cocok untuk website dengan trafik menengah.

  3. Cloud Hosting
    Menggunakan teknologi cloud yang stabil dan cepat.

  4. Dedicated Server
    1 server penuh untuk 1 website. Paling kuat dan mahal.

Fungsi Hosting

  • Menyimpan file website

  • Menyediakan database

  • Menghubungkan website agar bisa diakses 24/7

  • Menyediakan email dengan domain khusus (contoh: info@sekolahku.sch.id)

3. SSL (Secure Sockets Layer)

Apa itu SSL?

SSL adalah protokol keamanan internet yang mengenkripsi data yang dikirim antara pengguna dan server website. Website yang menggunakan SSL memiliki alamat HTTPS, bukan HTTP, serta menampilkan ikon gembok di browser.

Analogi

SSL = kunci gembok + sistem keamanan rumah.
Tanpa SSL, data dikirim seperti kartu pos yang mudah dibaca.
Dengan SSL, data dikirim seperti surat dalam amplop tertutup dan disegel.

Manfaat SSL

  • Mengamankan data sensitif (password, kartu kredit)

  • Mencegah penyadapan / pencurian data

  • Meningkatkan kepercayaan pengunjung

  • Website lebih disukai Google (berpengaruh pada SEO)

Jenis-Jenis SSL

  • DV (Domain Validation): paling dasar, cocok untuk blog.

  • OV (Organization Validation): verifikasi organisasi, cocok untuk bisnis.

  • EV (Extended Validation): tingkat keamanan tertinggi (biasanya untuk bank/ecommerce besar).

4. Bagaimana Ketiganya Bekerja Bersama?

Berikut alur kerja lengkap:

  1. Pengunjung mengetikkan domain di browser.

  2. Domain akan mengarahkan ke server hosting yang berisi file website.

  3. Jika SSL terpasang, semua data antara browser dan server akan terenkripsi sehingga aman.

  4. Website tampil di layar pengguna dengan cepat, aman, dan profesional.

5. Contoh Situasi di Dunia Nyata

Website Sekolah

  • Domain: www.smaknegeriku.sch.id

  • Hosting: menyimpan foto kegiatan sekolah, rapor online, database siswa.

  • SSL: melindungi login siswa dan orang tua.

Toko Online (E-commerce)

  • Domain: www.tokobajuonline.id

  • Hosting: menyimpan produk, gambar, pesanan, dan data pelanggan.

  • SSL: menjaga transaksi pembayaran tetap aman.

Portofolio Pribadi

  • Domain: www.namaku.com

  • Hosting: menyimpan CV online, foto, blog.

  • SSL: menjaga pengunjung aman saat mengisi formulir kontak.


0 komentar:

Posting Komentar